E-JURNAL
FENOMENA STOCK RETURN VOLATILITY DI EMERGING MARKET
Judul:FENOMENA STOCK RETURN VOLATILITY DI EMERGING MARKET
Nama Penulis:Ign. Novie Endi Nugroho, S.E., M.Si.
ISSN:-
Deskripsi:

Volatilitas merupakan ukuran responsivesness  perolehan suatu sekuritas ataupun portofolio terhadap perubahan tingkat return di pasar modal (Chen, Du, Li, & Ouyang, 2013). Ukuran responsivesness ini diartikan seberapa cepat pasar merespon informasi yang dipublikasikan perusahaan yang tercermin pada perubahan harga dan return saham di pasar modal. Esensi penting dari volatilitas ini adalah mengenai tingkat risiko yang ditanggung pihak investor sebagai akibat dari lambatnya pasar menyerap informasi yang dipublikasikan perusahaan. Pada emerging market, pasar cenderung lambat menyerap informasi yang masuk dan membutuhkan waktu agar semua informasi tersebut dapat diserap oleh pasar. Semakin lama pasar menyerap informasi  maka semakin tinggi risiko investasi yang ditanggung oleh investor.

  
Donwload
ABSTRAK
Penelitian ini menggajukan klasifikasi baru tipe kepemilikan saham minoritas asing dan domestik menjadi 3 tipe, yaitu kepemilikan institusi, kepemilikan korporasi dan kepemilikan individu. Tujuan pengelompokkan ini untuk mempermudah identifikasi pengaruh setiap tipe kepemilikan berdasarkan orientasi dan tujuannya.   Populasi data penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan 130 perusahaan sampel yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2015.  Perusahaan sampel dipilih dengan metode purposive sampling yang memiliki data saham harian dan termasuk dalam kriteria saham aktif dengan frekuensi perdagangan lebih dari 75 kali dalam tiga bulan dan memiliki jumlah hari perdagangan minimal 200 hari dalam satu tahun. Hasil pengujian regresi tanpa interaksi memberikan bukti empiris bahwa (1) peningkatan kepemilikan saham minoritas institusi domestik dan asing terbukti mampu menurunkan volatilitas return saham. (2) peningkatan kepemilikan minoritas individu domestik dan korporasi asing terbukti meningkatkan volatilitas return saham perusahaan, sedangkan temuan (3) kepemilikan saham minoritas korporasi domestik dan individu asing tidak terbukti mempengaruhi volatilitas return saham perusahaan. Hasil pengujian regresi dengan interkasi diperoleh bukti empiris bahwa (1) persistensi laba mampu memperkuat hubungan negatif kepemilikan saham minoritas institusi domestik dan asing terhadap volatilitas return saham. (2) persistensi laba terbukti memperlemah hubungan positif kepemilikan saham minoritas individu domestik dan korporasi asing terhadap volatilitas return saham perusahaan, sedangkan temuan (3)  persistensi laba tidak terbukti memoderasi hubungan kepemilikan saham minoritas korporasi domestik dan individu asing terhadap volatilitas return saham. 
 
Kata kunci:  volatilitas return saham, persistensi laba, kepemilikan saham minoritas domestik, kepemilikan saham minoritas asing.