BERITA STIE ST.PIGNATELLI
Mengenal Yoseph Maria Pignatelli

Santo Yosef Maria Pignatelli SJ, adalah seorang imam Jesuit Spanyol yang memimpin Serikat Jesus saat mengalami pengucilan dan pengasingan. Setelah masa pengucilan berakhir, ia memimpin dan mengawasi proses restorasi dari Serikat yang didirikan oleh Santo Ignasius de Loyola ini. Karena itulah ia dianggap sebagai pendiri kedua dari Serikat Jesus.

Lahir pada tanggal 27 Desember 1737 di Zaragoza, Spanyol. Ibunya adalah seorang wanita bangsawan spanyol bernama Marquesa Fransisca Moncayo dan ayahnya adalah seorang bangsawan Italia bernama Don Antonio di Pignatelli. Sejak kecil ia terlihat mempunyai bakat-bakat ketabahan dan tahan uji yang kemudian terbukti di dalam peristiwa-peristiwa pahit yang dihadapinya. Pada usia 9 tahun ia telah menjadi anak yatim piatu karena kehilangan kedua orang tuanya. Ia masuk biara Serikat Yesus di Tarragona Spanyol pada tanggal 8 Mei 1753 saat ia berusia 15 tahun. Sepuluh tahun kemudian ia ditahbiskan menjadi imam dan ditugaskan berkarya di antara orang-orang miskin di Zaragoza, kota kelahirannya.

Peristiwa pahit yang dihadapinya sebagai seorang imam Yesuit ialah peristiwa pengusiran imam-imam Yesuit dari negeri Spanyol oleh Raja Charles III pada tahun 1767. Bersama rekan-rekan Jesuit nya, Yosef terpaksa menyingkir ke Corsica. Tak lama kemudian di Corsica pun mereka diusir lagi oleh bangsa Prancis yang menguasai daerah itu. Dari Corsica mereka pergi dan tinggal di Ferrara, Italia. Rupanya cobaan belum juga selesai karena suatu sebab, Paus Klemens XIV membubarkan Serikat Jesus dan kemudian mengawamkan semua anggotanya pada bulan Agustus 1773.

Sementara itu selama 20 tahun Yosef sendiri tinggal di Bologna dan dari sana ia menolong dan menguatkan rekan-rekan Jesuitnya yang kurang beruntung di pengasingan. Ia selalu berupaya untuk menguatkan mereka agar tetap hidup kudus dan mempertahankan kaul kesucian mereka. Sementara itu muncullah angin baik di Rusia. Ratu Katerina melarang penyebaran surat yang berisi ancaman penindasan terhadap imam-imam Yesuit di negerinya. Maka di Rusia, Serikat Yesus dapat tetap bertahan hidup dengan aman dan dapat melaksanakan tugas pelayanan dan missionernya dengan baik. Pada tahun 1792 Pangeran dari Parma mengundang 3 orang imam Yesuit dari Italia dan meminta mereka mendirikan serikatnya di sana. Hal ini didukung pula oleh Paus Pius VI yang telah terpilih menggantikan Paus Klemens XIV.

 Sumber : Katakombe.Org

 Sumber : Katakombe.Org

Yosef Pignatelli sendiri bertindak sebagai Superior Serikat Jesus. Maka sejak saat itu Serikat Yesus mulai hidup lagi, dan masuk ke Italia lagi. Sebagai langkah pertama pada tahun 1799, Yosef Pignatelli membuka novisiatnya di Colorno. Lalu pada tahun 1801, ia sendiri menyaksikan peristiwa pengesahan berdirinya kembali Serikat Yesus di Propinsi Rusia oleh Paus Pius VII (1800-1823). Dengan usaha keras ia membangun kembali Serikat Yesus di Kerajaan Napoli pada tahun 1804. Ia sendiri bertindak sebagai Provinsialnya. Sayang bahwa Provinsi Yesuit yang baru ini ditindas kembali oleh pemerintah Prancis hingga tenggelam. Lalu Yosef pergi ke Roma, dan di sana ditunjuk sebagai Provinsial Jesuit untuk seluruh Italia.

Dari sana ia berusaha membaharui Serikat Yesus yang ada di Sardinia dan melindunginya dari jajahan bangsa Prancis. Walaupun Serikat Yesus belum dapat berdiri kokoh secara penuh sampai tahun 1815, saat Serikat Jesus secara resmi dipulihkan kembali oleh Gereja.

Yosef Maria Pignatelli wafat di Roma pada tanggal 11 Nopember 1811. Ia di kanonisasi oleh Paus Pius XII pada tahun 1954.

Ref: Katakombe.Org