BERITA STIE ST.PIGNATELLI
Seminar Nasional Tax Amnesty

Amnesty pajak adalah pengampunan atau pengurangan pajak terhadap properti yang dimiliki oleh perusahaan yang segera diatur dalam UU pengampunan nasional. Seminar yang mengangkat tema,"Tax Amnesty -  Upaya Pembenahan UKM di Surakarta", menghadirkan narasumber Iwan Triharjanto, S.E., M.M (Partner Focus Data Consulting). Beliau membagikan ilmunya kepada 100 peserta seminar secara terbuka (memandang pajak dari sisi wajib pajak UKM) dalam seminar yang dilangsungkan pada Senin (25 Juli 2016) di Aula STIE St. Pignatelli Surakarta, Jl. Duwet I Karangasem, Laweyan, Surakarta dihadiri juga Ketua STIE St. Pignatelli Surakarta, Kadis UKM Surakarta dan para dosen karyawan STIE St. Pignatelli Surakarta.

Kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) dilakukan dalam bentuk pelepasan hak negara untuk menagih pajak yang seharusnya terhutang. Oleh karena itu sudah sewajarnya jika wajib pajak diwajibkan untuk membayar uang tebusan atas pengampunan pajak yang diperolehnya.

Demikian disebutkan FA Iwan Triharjanto, Konsultan Pajak dalam Seminar Nasional Tax Amnesty Upaya Pembenahan UKM Solo.

“Dengan prinsip kepastian hukum, keadilan, kemanfaatan, dan kepentingan nasional, maka tujuan pengampunan pajak adalah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, mendorong reformasi perpajakan, dan meningkatkan penerimaan pajak,” ujar Iwan di hadapan sekitar 100 peserta dari kalangan UKM yang tergabung di wilayah Surakarta.

Iwan Menambahkan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah  (UMKM) memberi kontribusi yang cukup baik di dalam perekonomian nasional Indonesia, namun demikian masih banyak pelaku UMKM yang menjalankan usaha hanya sekedar untuk bisa berjalan.

"Pengembangan UMKM perlu dilakukan terus menerus untuk meningkatkan kemampuasn berusaha, memperkuat kemitraan dengan perusahaan besar serta pemenuhan kewajiban perpajakannya." jelas Iwan yang aktif di Focus Data Consulting.

Dia menyebutkan, kebijakan pengampunan pajak yang diluncurkan oleh pemerintah ini bisa digunakan sebagai titik masuk atau langkah awal perbaikan secara menyeluruh kondisi UMKM di Indonesia. Dengan adanya Pengampunan Pajak ini maka pelaku UMKM dapat melakukan deklarasi harta yang selama ini mungkin belum melaporkan sehingga ke depan pengembangan usaha UMKM nya lebih didasarkan pada kondisi riil kekuatan ekonomi yang dimilikinya.

Sementara itu, ketua STIE St. Pignatelli Surakarta Dra. Titik Dwiyani M.M menyambut baik kegiatan seminar nasional tersebut. Diharapkan seluruh peserta memperoleh manfaat  yang bisa membantu dalam menghadapi kebijakan Tax Amnesty. (joglosemar.co)